Sunday, March 25, 2012

Jun 3rd Tips Melindungi Furnitur Outdoor Agar Awet

Saat ini banyak tempat yang menyediakan tempat hang-out di luar ruangan (outdoor), seperti café, restoran maupun lounge, bahkan beberapa desain rumah saat ini menyediakan open space untuk acara barbeque keluarga. Nuansanya akan lain dibandingkan dengan hang-out di dalam ruangan: view dan penghawaan yang lebih alami akan Anda rasakan disana. Namun bagaimana dengan perawatan furniture-nya. Secara otomatis furnitur-furnitur pendukung fungsi ruang outdoor tersebut juga akan diletakkan di luar ruangan, yang tentunya terkena sengatan matahari. Berikut ini adalah Tips merawat furniture/perabot outdoor agar selalu awet:
1. Bersihkan Furnitur. Pertama-tama, pastikan furnitur outdoor Anda dalam keadaan bersih. Jika Anda baru saja membeli furniture baru, usap dengan spon/kain basah untuk menghilangkan debu-debu yang menempel. Namun jika furniture Anda baru saja Anda keluarkan setelah beberapa waktu disimpan di gudang, maka usap menggunakan perbandingan air-detergen 1:2. Hal ini sudah umum dilakukan untuk semua jenis bahan furnitur, seperti kayu jati, besi tempa maupun aluminium. Lakukan secara merata di seluruh bagian-bagian furniture termasuk celah-celahnya. Setelah itu biarkan kering.
2. Lindungi Rangka Furnitur. Selanjutnya, Anda bisa melakukan langkah untuk melindungi rangkanya. Apabila Anda memiliki furniture dari bahan kayu jati, Anda bisa membeli larutan pelindung khusus untuk kayu jati –banyak beredar di toko-toko bahan bangunan- untuk melindunginya dari cuaca. Furnitur dari bahan kayu, pada umumnya cukup tangguh terhadap cuaca, jadi langkah-langkah lanjut (advance) mungkin tidak perlu Anda lakukan. Untuk melindungi warna asli kayu jati, anda bisa mengoleskan minyak jati setiap 3 bulan sekali ke furnitur Anda. Karena jika tidak, warna jati Anda bisa memudar menjadi warna abu-abu. Jika furniture Anda terbuat dari bahan kayu yang lain, ada baiknya Anda melindunginya dengan varnish. Sedangkan untuk bahan-bahan metal, Anda bisa menggunakan produk-produk berbahan lilin untuk melindunginya.
3. Lindungi Pelapis/Pembalutnya. Setelah Anda selesai melindungi kerangkanya, pastikan Anda kemudian melindungi pelapis/pembalutnya/bantalan furniture tersebut. Bantalan untuk outdoor lebih cepat memudar warnanya –karena sengatan cahaya matahari.
4. Cover Anti Air. Terakhir, pertimbangkan untuk menginvestasikan cover furnitur anti air. Biasanya piranti ini dijual terpisah dari pembelian furnitur Anda atau Anda bisa membelinya dalam ukuran yang besar, yang cukup untuk meng-cover seluruh zone furnitur outdoor Anda tersebut. Cover furnitur tersebut akan sangat berguna untuk melindungi furniture Anda di ruang open space, baik dari hujan maupun terik sinar matahari. Jangan lupa untuk memastikan ventilasi penghawaan agar furniture Anda tidak berjamur.
5. Tempat Penyimpanan. Apabila Anda hendak menyimpan furnitur Anda, pastikan lokasi penimpanan (gudang) tersebut tidak lembab apalagi bocor ketika hujan. Sehingga dapat menjaga furnitur Anda tetap awet.

Sumber :http://tipsanda.com/2009/06/03/tips-melindungi-furnitur-outdoor-agar-awet/