Friday, September 28, 2012

Hakim Neraka

Hakim Neraka Yan Luo Wang (Giam Lo Ong)

 
Dalam buku asian Mythology Yan Luo Wang/Giam Lo Ong tidak mempunyai asal usul.dibuku ini dijelaskan Yen Luo Wang/Giam Lo Ong adalah nama yang diberikan bangsa China dalam bahasa Jepang disebut Emma-O dan dalam bahasa India disebut Yama.
menurut cerita China Yen Luo Wang Raja Senior dari 10 pengadilan Neraka. Beliau menginvestigasi perbuatan baik buruk manusia selama berada di dunia.kalau terdapat kesalahan yang berat atau pantas masuk ke neraka, maka Ia mengirimkan orang itu ke Raja neraka yg lain.untuk disiksa sesuai kesalahannya. 
 
Dan adapula tugas raja yang lain untuk mempersiapkan Tubuh baru bagi mereka yang sudah "pantas" bereinkarnasi. Reinkarnasi dalam bentuk apa itu juga tergantung dari banyak sedikitnya kesalahan mereka. Hukuman di neraka sangat bermacam2x, seperti seorang koruptor biasa dicambuk dgn menggunakan pecutan dari emas, tetapi ada juga hukuman yang berat semisal dimasak ke dalam minyak yang sangat panas, dibakar ataupun tubuh jiwa dipotong2x dan disambung kembali.
Lain halnya dgn cerita dari Jepang. dari cerita Buddhism Jepang, Emma-O (yen Luo wang ala Jepang) Dia adalah Hakim setelah kematian. Dalam Kepemimpinannya, Emma-o memiliki 18 Jenderal Neraka dan ribuan Iblis penagkap roh, maupun Raja berkepala Kuda dan Sapi. Neraka dibagi menjadi 8 tingkatan neraka Api dan 8 tingkatan neraka Es. setiap tingkatan neraka akan dijatuhkan pada manusia sesuai dgn setiap tingkat kesalahan mereka. Bagi mereka yang masuk ke dalam neraka dipercayai baru dapat keluar apabila ditolong oleh seorang Bodhisattva. jadi secara tak langsung sejarah Yen Luo Wang tidak pernah diungkapkan baik di buku ini maupun buku lain yang aku punya. Ada yang menjelasin kalo Yen Luo Wang emang udah ada sejak Bumi ini berwujud.
 
 
Yen Luo Wang khusus menghukum orang - orang yang berdosa dalam hal :
1. Tidak setia terhadap bangsa dan negara, tidak
loyal terhadap pimpinan, punya ambisi
memberontak lalu jadi pengkhianat.
2. Sebagai pejabat berlaku kejam dan ganas,
menindas rakyat demi mencapai kedudukan dan
mengeruk kekayaan pribadi, melanggar undang-
undang negara dan menginjak - injak
perikemanusiaan.
3. Para pendidik pada umumnya yang tidak punya
tekad dan kemauan untuk berbakti kepada nusa
dan bangsa.
4. Dalam kekeluargaan, suami yang tidak tahu
tanggung jawab dan istri yang ingkar kewajiban,
sehingga keluarga hancur berantakan.
5. Sebagai anak pungut, anak angkat yang
dibesarkan sejak kecil. setelah menerima budi
dan warisan, lupa membalas kebaikan malah
membuat orang yang mengasuhnya celaka.
6. Karena berdosa masuk penjara, tapi secara diam-
diam melarikan diri. Atau melarikan diri di tengah
jalan saat tempat hukumannya dipindahkan ke
tempat lain. Karenanya para pengawal dan
keluarganya yang menjadi sengsara.
7. Saat mengubur ayah bundanya, waktu menggali
tanah menemukan tulang belulang atau layon
orang lain, tidak segera memilih tempat lain
sebagai liang lahatnya. sehingga merusak pusara
orang lain.
8. Memalsukan surat-surat, merubah perjanjian dan
memalsukan tanda tangan sehingga pihak lain
menjadi celaka karenanya.
9. Perbuatan lain yang merugikan orang banyak
atau kepentingan umum. 
 
Mereka yang melanggar dosa-dosa seperti yang terurai di atas, algojo akan menggusurnya ke sidang, setelah diusut perkaranya lalu dijebloskan ke neraka kecil dan menjalani hukuman - hukumannya. 
Keenam belas neraka kecil adalah :
1. Giam-lo
Arwah manusia yang dijebloskan dalam neraka
kecil ini, badannya dicakar dengan cakaran besi
hingga dedel dowel, oleh iblis yang bertugas
disini lalu dicemplungkan ke dalam empang yang
berisi air garam. Coba bayangkan betapa sakitnya
badan yang penuh luka itu direndam air garam.
2. Moa-kwan Kwa-liu
Dengan tubuh penuh luka dan kesakitan ,
pesakitan ini diseret ke neraka kecil kedua, di sini
sudah tersedia borgol besi dan macam-macam
tali yang membelenggu sekujur badannya,
hingga dalam keadaan kesakitan tidak mampu
meronta sedikitpun juga.
3. Coa-kin
Di sini pesakitan dibetoti urat kaki dan urat
tangannya, lalu isi perut terutama ususnya
dicecer keluar, setelah itu badannya digantung
sampai tiba saatnya untuk selanjutnya dikirim ke
neraka kecil keempat.
4. Tong-tiat Kwat-lian
Arwah halus yang harus menjalani hukuman di
neraka kecil ini diparut wajahnya, lalu ditampar
pulang pergi kanan kiri pipinya hingga kelenger.
Hukuman ini terus dilakukan berulang-ulang.
5. Kwat-ci
Iblis bengis yang bertugas di neraka kecil kelima
dengan tawa beringas membeset kulit
dagingnya, lalu diiris - iris dan tulangnya
digergaji. Hukuman ini juga terus dilakukan
berulang kali sampai batas waktu yang
ditentukan, baru dilempar ke neraka kecil
keenam
6. Kam-ci-sim-kan
Sesuai namanya, cara menghukum pesakitan di
sini dengan cara menusuk dada merogoh jantung
dan jerohan lainnya.
7. Kwat-lan
Pesakitan yang sudah dedel-dowel dadanya setiba
di neraka kecil ketujuh dikorek bola matanya,
sementara kaki tangan diikat di cagak kayu
besar, setelah tiba tempo hukumannya baru
dilepas dan didorong ke neraka kecil selanjutnya.
8. Sam-pi
Di sini tersedia bangku panjang dan parutan,
arwah halus yang harus disiksa di neraka kecil ini
dibelenggu di atas bangku, lalu kulit dagingnya
diparut hingga tinggal belulangnya saja.
9. Goan-ciak
Para pesakitan disini pukul rata ditebas buntung
kedua kakinya sebatas lutut dan dibiarkan
berguling-guling di tanah sambil menjerit-jerit
kesakitan.
10. Pwat-jiu-kiat-kak
Beberapa iblis beringas menjalankan tugas
bersama, ada yang pegang kepala, kaki tangan
diikat lalu satu persatu kuku jarinya dicabuti.
11. Sip-hiat
Arwah halus manusia yang harus menjalani
hukuman di neraka kecil ke 11 ini, dihisap
darahnya hingga badannya menjadi kering
12. To-tiauw
Di neraka kecil ke 12 ini, arwah yang berdosa
masih harus diikat kedua kakinya lalu digantung
dengan kepala di bawah kaki di atas.
13. Hun-the
Badan manusia berdosa dipentang kaki
tangannya. Algojo Iblis bengis sudah menyiapkan
gergaji besar, dari kepala turun ke punggung
terus ke perut sampai badannya terbelah menjadi
dua, lalu dipotong kaki tangannya.
14. Cu-auw
Arwah halus yang sudah tidak karuan badannya
masih harus disiksa pula di neraka kecil ke 14 ini,
badannya dibiarkan dirubung semut-semut
raksasa dan dibiarkan digerogoti cacing yang
lahap sekali.
15. Kek-cip
Dalam neraka kecil ini iblis yang beringas sudah
siap menunggu arwah yang harus dihukum di
sini. Lebih dulu lututnya dipukul dengan palu
raksasa hingga remuk demikian pula sikutnya
dihantam sampai hancur, dalam keadaan
setengah mati masih dipanggang lagi di atas bara
yang panasnya bukan main.
16. Kek-sim
Algojo yang juga Iblis seram sudah menyiapkan
sebatang besi runcing mirip tombak yang dibakar
di perapian hingga membara. Besi membara ini
ditusuk ke jantung pesakitan yang harus
menjalani hukuman disini.
Dianjurkan kepada manusia umumnya supaya bersembahyang dan mohon pengampunan pada tanggal 8 bulan 2 penanggalan Imlek berjanji dan bersumpah untuk bertobat dan insaf, tidak akan melanggar pantangan dan berbuat kesalahan pula. Setelah bertahun - tahun bertobat dan betul-betul insaf, pasti memperoleh keringanan atau bebas dari siksa derita seperti yang terjadi di setiap neraka kecil 
 
Sumber :  http://vincentspirit.blogspot.com/2011/12/hakim-neraka-yan-luo-wang-giam-lo-ong.html